10 metode untuk
mendeteksi dan menggagalkan makar jasus/intelejen

“Dikabarkan bahwa penyergapan yang dilakukan oleh sekelompok polisi pada bulan Syawal tahun 1433 H (2012) silam berawal dari penangkapan Pak Rudi, yang datang dari Pacitan ke Solo, ia ternyata sudah dikuntit oleh polisi sejak dari Pacitan. Dan setelah penangkapan beliau, selang waktu beberapa jam, terjadi penangkapan terhadap Ust. Badri.
Nah, tentang penangkapan ini, diceritakan ternyata pada kelompok ini sudah disusupi oleh intel sejak awal. Yaitu sejak sebelum dirakitnya bahan peledak. Dia adalah seorang tukang pijat yang biasa datang kerumah Ust. Badri… dst.
Sesaat sebelum terjadi penangkapan tersebut, orang ini menghilang. Rupanya memang diyakini bahwa tukan pijat ini adalah intel yang sudah masuk dalam jaringan mereka. Penyamaran dan mukanya yang tampak polos, rupanya menjadi modal yang cukup ampuh. Tidak hanya itu, diketahui juga istrinya menyamar sampai harus mengenakan jilbab besar dan niqab. Hmm… beginilah thogut itu bersungguh-sung guh dalam menangkap dan memenjarakan kaum muslimin…
“Dan ketika orang-orang kafir merencanakan makar terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat makar (terhadap kalian) dan Allah membuat makar (untuk mereka). Dan Allah sebaik-baik Pembuat makar (untuk orang kafir). [Al-Anfal: 30]
Maka tulisan berikut ini juga dihadirkan oleh penulis yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Penulis menceritakan bagaimana kelompok intel akan menempuh cara-cara agar ia bisa lebih dekat dengan seorang mujahid, dan meminta mujahid—secara halus—agar si mujahid menunjukkan jati diri mereka dan apa yang mereka miliki sebenarnya.”
=============== =============== ====
Bismillahirrahm anirrahim.
Segala puji bagi Alloh, Pencipta dan Penopang alam semesta. Semuanya memuji kepadaNya, Alloh berfirman:
“Dan rahasiakanlah perkataanmu atau tunjukkanlah, sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.” [Al-Mulk :13]
Dan semoga sholawat dan salam Dia haturkan kepada Nabi terakhir Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam, yang telah bersabda, “Jagalah kejujuran (shidqu), dan kejujuran itu mengarah kepada kebenaran, dan kebenaran mengarah ke Surga. Seorang pria terus mempertahankan kebenaran (Al-Haq) sampai dia dicatat dalam Kitab Allah sebagai orang yang shiddiq. Tahanlah diri dari berbohong, karena berbohong mengarah kepada kejahatan yang terang-terangan , dan ia mengarah ke neraka Jahannam. Seorang pria terus berbohong hingga ia dicatat dalam buku Allah sebagai pendusta.” [HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Al-Tirmidzi].
Dan shalawat dan salam atas keluarga beliau shallallohu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya dan para pengikutnya.
Kemudian, Allah berfirman dalam Kitab-Nya:
“Dan ketika orang-orang kafir merencanakan makar terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat makar (terhadap kalian) dan Allah membuat makar (untuk mereka). Dan Allah sebaik-baik Pembuat makar (untuk orang kafir). [Al-Anfal: 30]
Melalui ide (Al-Anfal: 30) ini, dan dengan adanya peristiwa baru-baru ini, terutama penangkapan terhadap saudara kita di Oregon (semoga Allah membuatnya tetap teguh dan membebaskannya) , saya memutuskan untuk mengabadikan dan menulis 10 Metode melalui pengalaman pribadi saya sendiri. Dengan ini akan membongkar rahasia dalam taktik yang digunakan oleh intel dan/atau informan untuk menjebak, dan akhirnya menangkap seorang Muslim. Dan bagaimana cara-cara mereka untuk menarik diri (lari) dan menggagalkan amaliat ini.
# Satu
Intel selalu memulai operasi dengan tahap “Pengawasan”. Proses Pengawasan dapat memakan waktu beberapa bulan. Terkadang untuk mendapatkan informasi mereka akan bergabung dan aktif di forum (online: FB atau forum jihadi, edt) atau di masjid selama beberapa bulan, bahkan sebelum mereka melakukan kontak langsung dengan individu yang menjadi target.
Setelah mereka melakukan kontak langsung, mereka mencoba melakukan dialog dan awal biasanya sedikit. Topik seperti misalnya terjemahan (rilisian-rilis an mujahidin, edt), menemukan nasyid-nasyid, bagaimana mencari suami/istri, atau membahas tempat-tempat terbaik untuk makanan halal. Karena, persoalan ini bagi mereka merupakan kunci-kunci paling rendah.
Ini digunakan untuk mendapatkan kepercayaan dan memang tidak tampak tumpul. Karena, terus terang yaitu berbicara tentang Jihad sejak hari pertama menimbulkan “bendera merah” (bagi target). Intel mungkin akan menunggu target “pengantin” mereka selama berbulan-bulan, sebelum menyebutkan kata Jihad. Dan bahkan, kemudian hari mereka baru memulai dengan topik-topik sederhana, seperti “Kamu seperti video baru dalam rilisan As-Sahab” atau “Apa nasyid Jihad favoritmu?”
# Dua
Anda mungkin mulai menemukan bendera merah berupa kebohongan dan perilaku yang tidak konsisten (perlu adanya kebiasaan untuk mampu menangkap sinyal ini, edt). Termasuk “bendera merah” tersebut dapat barupa perubahan dalam cerita, yang biasanya mereka menuturkan alasan tertentu setelah tau bahwa Anda mulai menyadari terjadi perubahan dalam cerita mereka.
Sebagai contoh, intel mungkin mengaku dia adalah seorang mahasiswa di sebuah universitas Amerika. Namun, Anda selalu melihat dia online, atau selalu stanby di masjid padahal biasanya waktu itu dianggap sebagai jam sekolah. Ketika Anda mengatakan, “Saya pikir seharusnya Anda berada di sekolah?” Mereka dengan cepat akan mengubah kisah mereka untuk spekulasi dengan pernyataan seperti “Saya mengambil kelas online” atau “Saya hanya pergi ke sekolah malam.”
Perhatikanlah hal-hal kecil yang mungkin tampak tidak berarti, seperti menyebutkan anggota keluarga, pekerjaan, atau pengetahuan tentang topik tertentu. Jika ia mengungkapkan bahwa “Si fulan pernah berdusta” atau bahkan, jika ia suka membicarakan sesuatu yang tidak penting (ga nyambung, edt). Hati-hati bahwa segala sesuatu sangat mungkin dijadikan sebagai kebohongan.
# Tiga
“Bendera merah” lainnya adalah update langsung informasi/ rilisan terbaru mujahidin. Biasanya mereka mengklaim sebagai anggota organisasi Mujahidin, atau mamiliki hubungan dengan Masyayekh Mujahidin atau orang tertentu, atau mengaku mengenal mujahidin atau bertemu dengan para pemimpin berbagai Mujahidin.
Ini harus jelas. Siapapun yang mengklaim seperti ini dia adalah pembohong. Atau jika mereka memang jujur, maka tindakan mereka ini sangat bodoh, ketika berbicara soal keamanan, baik bagi dirinya sendiri dan bagi Mujahidin yang diwakili.
# Empat
Intel biasanya akan mengaku sibuk, kemungkinan besar dengan alasan studi. Dia semakin sering mengungkapkan permintaan maaf, karena tidak bisa bertemu disebabkan kesibukan belajar untuk ujian semester atau menyelesaikan pekerjaan rumah. Intel menggunakan taktik ini untuk membuat diri mereka tampak normal, seolah-olah mereka memiliki kehidupan yang saling terikat.
Ini bukan berarti bahwa setiap Mujahidin adalah mahasiswa yang tidak sungguh-sungguh menyelesaikan penelitian ilmiah/tugas akhir, karena kesibukannya sebagai mujahid. Namun, jika seseorang memang benar-benar berusaha mencapai Jihad dan Syahadah, khususnya melalui misi Istisyhady atau Fidayee, tidak mungkin fokus utama mereka adalah sekolah.
Mereka menggunakan alasan sekolah sebagai alasan yang paling sering, dibandingkan dengan alasan kesehatan atau pekerjaan. Mungkin karena tau target mereka merasa bahwa orang yang sakit dan sibuk dengan pekerjaan tidak layak untuk berangkat berjihad…
Terlepas dari alasan-alasan ini dan permintaan maaf yang terkesan monoton karena tidak bisa bertemu dengan Anda, dan itupun mereka dikirim satu atau dua hari setelah SMS Anda kepada mereka, hal ini adalah sangat umum (untuk orang yang dicurigai sebagai intel, edt).
# Lima
Intel akan memaksa target mereka untuk bicara lebih “spesifik” dan “jelas”. Misalnya, jika Anda mengatakan bahwa Anda tertarik dengan Jihad, mereka akan menanyakan apakah yang Anda maksud adalah Jihad fisik!? Jika Anda menyebutkan Anda memiliki pengetahuan tentang senjata api, mereka akan menanyakan jenis senjata api apa, dan apa yang Anda tahu? Kita harus memperhatikan kata-kata mereka setiap saat, atau lebih dari itu terhadap apasaja yang pernah mereka katakan.
Alasan intel memaksa target berbicara secara “spesifik” dan “jelas” bukan karena mereka tidak faham, tetapi karena jika Anda ditangkap, mereka ingin memastikan hakim pengadilan akan mengerti operasi apa yang direncanakan (ada bukti perkataan, edt), dan dengan demikian mereka akan menghukum Anda. Jika Anda tidak “jelas” maka ada kemungkinan pengadilah tidak bisa menghukum. Jika Anda berusaha tutup mulut, maka ada kemungkinan Anda tidak akan ditangkap.
Intel mungkin tidak membuat ancaman sendiri, tetapi akan menunggu Anda untuk bicara (membujuk secara halus, edt). Setelah semua didapat dari Anda dan dari apa yang mereka inginkan, ancaman apapun yang intel tuntut kepada pengadilan mereka bisa meyakinkannya, tanpa ada kesulitan sedikitpun (menjatuhkan vonis, edt). Intinya mereka ingin Anda untuk berbicara lebih spesifik.
# Enam
Dalam proses “Pengawasan”, intel biasanya selalu menerima Anda. Mereka akan menerima Manhaj Anda dan tidak akan mendebat, bahkan jika mereka mengatakan ada perbedaan dengan Anda. Perilaku jelek seperti merokok, mendengarkan musik, atau memajang foto, sama sekali tidak pernah mereka cela, jika suatu saat target mereka menceritakan pernah melakukan hal tersebut. Intel mungkin juga—pura-pura— mengaku pernah melakukannya sendiri.
Mereka akan selalu menjawab pertanyaan-pert anyaan pribadi dan tidak tersinggung ketika Anda banyak bertanya, karena setelah semuanya didapat, mereka akan berbohong. Jika Anda adalah orang yang baru saja tobat dan kembali ke Islam, kemudian menceritakan dosa masa lalu sebelum menerima Islam, intel tidak akan peduli sama sekali.
Intel tidak pernah memperlihatkan kemarahan atau menunjukkan sikap tidak sepakat dengan target mereka, kecuali dalam satu kondisi. Kondisi ini muncul jika target mereka berusaha untuk mengurungkan diri atau kecewa dengan ide jihad.
Intel akan mencari rahasia target mereka; biasanya dengan membawa kata-kata masa lalu mereka atau menggunakan teknik untuk membuat target mereka merasa bersalah. Dan jika target mulai menampakkan sikap menentang Jihad yang dibicarakan oleh intel—baik itu tentang Al-Qaida atau Jaisyu Muhammad—intel akan berusaha seolah-olah sedang marah.
# Tujuh
Tanyakan kepada diri Anda sendiri, apa orang ini benar-benar mempercayai Anda?
Di zaman dimana setiap orang boleh jadi mereka adalah intel, mengapa orang ini mempercayai Anda? Mengapa mereka mengaku sebagai Mujahid, dan mengatakan hal itu kepada sembarang orang yang mereka temui di dunia maya atau masjid?
Mengapa mereka mengatakan mereka ingin melakukan operasi Jihad atau mengajak hijrah?
Anda sendiri mungkin tidak tahu apakah ada orang jujur dalam persolan ini, dan ini adalah kenyataan yang sangat menyedihkan. Pikirkan tentang mengapa mereka akan mempercayai Anda daripada orang lain, dan mengapa bukan orang lain!? Jawabannya adalah karena mereka berusaha untuk menangkap Anda, dan ini adalah bagian dari proses yang mereka kemas.
# Delapan
Sekarang tanyakan pada diri Anda sendiri, jika mereka sudah mempercayai Anda, mengapa mereka membutuhkan Anda? Jika mereka ingin mengajak Anda untuk hijrah dengan mereka, tanyakan pada diri Anda mengapa mereka tidak berangkat sendiri atau dengan orang lain? Jika mereka membutuhkan seseorang untuk melakukan sebuah operasi di depan rumah… mengapa mereka mengajak anda?
Jika Anda melihat peristiwa Oregon dan belajar dari mereka, Anda akan melihat kenyataan bahwa mereka itu adalah sekelompok “bersaudara” yang memata-matai, untuk menangkap saudara kita yang mulia, semoga Allah membebaskannya.
Satu hal yang dapat Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri, “Jika sudah ada sekelompok bersaudara, di antara mereka seorang pembuat bom, mengapa mereka butuh orang lain untuk mengemudikan mobil?” Jika seseorang sudah mengklaim tahu bagaimana membuat sebuah bom, mengapa mereka meminta Anda untuk menanamnya? Apakah karena mereka takut mati? Apakah karena mereka ingin membuat lebih banyak bom? Atau… atau… Kemungkinan besar itu karena mereka ingin menjebak Anda? (Mereka ingin Anda yang jadi pelaku dan bukan mereka, kemudian sebelum acara terlaksana maka Anda akan ditangkap, edt)
Hal ini terutama berlaku dalam skenario seperti operasi yang melibatkan banyak intel. Jika sudah ada kelompok yang mengaku sebagai mujahidin dan mempersiapkan serangan, apa yang mereka butuhkan dari Anda?
Jika mereka mengklaim sebagai Istisyhadiyyin, mengapa mereka membutuhkan satu lagi?
Mengapa tidak merekrut lebih sepuluh, mengapa tidak menggunakan satu orang?
Mengapa mereka meminta Anda untuk membantu mereka latihan jika mereka sudah mengklaim memiliki pengetahuan tentang senjata api dan bahan peledak?
Mengapa mereka perlu juru kamera, tidakkah ada salah satu dari mereka yang mampu merekam video pelatihan?
Kadang-kadang ketika operasi yang akan dilakukan, jika Andalah yang diminta untuk menanam bom, Tanyakan sendiri mengapa mereka menginginkan Anda yang menanam bom untuk mereka atau menjadi pelaku istisyhady dalam operasi mereka? Dan jika mereka sudah punya rencana, mengapa mereka mempercayai Anda, yang relative masih dianggap sebagai orang asing untuk membantu mereka?
Pertanyaan-pert anyaan ini harus ditanyakan!
# Sembilan
Intel akan menggunakan kata-kata yang berlebihan dan suka bicara soal pelatihan militer. Kebanyakan operasi, terutama operasi istisyhady, tidak memakan memakan waktu beberapa bulan pelatihan. Akan tetapi intel akan membuatnya akan panjang dan memakan waktu lama untuk pelatihan.
Jika operasi mereka melibatkan bom, akan ada banyak demonstrasi peledakan. Mengapa? Untuk serangan Fidayee jenis penembakan, intel akan meminta satu bulan pelatihan. Perhatikan juga bahwa intel sangat mungkin meminta Anda untuk berlatih menggunakan properti yang Anda miliki, dan menggunakan senjata api Anda jika memang ada.
Ciri-ciri operasi meraka adalah tidak harus menentukan perencanaan yang sering, dan mereka juga tidak membutuhkan gelar apa yang Anda miliki. Alasan pertama; untuk mendapatkan calon “pengantin” dan kepercayaan dari Anda. Kedua; untuk dimanfaatkan sebagai alasan menunda-nunda operasi itu sendiri, yang jelas sudah di set dari awal, setelah semua dirasa cukup.
Adapun Sehubungan dengan pembicaraan mereka yang terkesan berlebihan, ikutilah tindakan pencegahan untuk masalah itu diatas, dalam metode ke lima.
Intel akan meminta Anda untuk melakukan semua yang mereka bicarakan. Mereka biasanya akan meminta ide dan masukan dari Anda, dan jika Anda berpikir untuk mengubah rencana atau meningkatkannya , mereka akan menanyakan apa yang menurut Anda cocok dijadikan sebagai sasaran. Mereka menginginkan Anda yang mengatakan bahwa Anda yang ingin menjadi pelaku istisyhady, atau Anda yang menjadi pelaku untuk membunuh orang lain. Ingat, diam adalah emas!
# Sepuluh
Akhirnya, jika Anda menduga bahwa Anda telah menjadi korban jebakan dari intel, ada beberapa tindakan yang harus diambil. Yang jelas, Anda harus memotong semua kontak dengan orang yang Anda curigai intel. Namun, sebelumnya mungkin lebih baik memberitahu mereka bahwa Anda sebenarnya memiliki kekecewaan terhadap Jihad. Bahkan, mungkin lebih bagus lagi untuk mengakui bahwa Anda telah kehilangan minat dalam Islam! Berbohong, berdusta, berbohong! Ingat, mereka adalah intel yang sedang Anda ajak bicara.

Setelah itu, mungkin lebih baik menghilang. Pertama, tidak perlu memberikan alasan! atau mereka yang mungkin menggunakan alasan (klasik) seperti istrinya hamil atau mereka mulai bergerak menjauh.
Mungkin lebih baik mengubah nama akun di forum atau mengganti email. Penting juga, jika memungkinkan, jangan biarkan mereka tahu bahwa Anda menyadari bahwa mereka adalah intel. Jika tidak, mereka mungkin sadar bahwa Anda berbohong kepada mereka, dan masih berusaha menyelidiki Anda terus.
Dan yang terkhir dan paling tidak Anda mewanti-wanti orang lain yang mungkin sudah menjadi korban jebakan tersebut, dan mengungkapkan kepada mereka metode pendekatan yang digunakan oleh intel.
Saya minta kepada Allah supaya mau menerima karya saya, dan mungkin saudara-saudara ku mendapatkan manfaat dari tulisan saya ini, dengan kehendak Allah.
Saudara Anda dalam Islam.
sumber: Ansar al-Mujahidin Inggris Forum
ikhwan nick name: Ansar AQIM
Diterjemahkan oleh saudara kita di Al-Busyro, terjemahan sedikit diedit tanpa merubah maksud tulisan.
(KabarDuniaIsla m)
“Dikabarkan bahwa penyergapan yang dilakukan oleh sekelompok polisi pada bulan Syawal tahun 1433 H (2012) silam berawal dari penangkapan Pak Rudi, yang datang dari Pacitan ke Solo, ia ternyata sudah dikuntit oleh polisi sejak dari Pacitan. Dan setelah penangkapan beliau, selang waktu beberapa jam, terjadi penangkapan terhadap Ust. Badri.
Nah, tentang penangkapan ini, diceritakan ternyata pada kelompok ini sudah disusupi oleh intel sejak awal. Yaitu sejak sebelum dirakitnya bahan peledak. Dia adalah seorang tukang pijat yang biasa datang kerumah Ust. Badri… dst.
Sesaat sebelum terjadi penangkapan tersebut, orang ini menghilang. Rupanya memang diyakini bahwa tukan pijat ini adalah intel yang sudah masuk dalam jaringan mereka. Penyamaran dan mukanya yang tampak polos, rupanya menjadi modal yang cukup ampuh. Tidak hanya itu, diketahui juga istrinya menyamar sampai harus mengenakan jilbab besar dan niqab. Hmm… beginilah thogut itu bersungguh-sung guh dalam menangkap dan memenjarakan kaum muslimin…
“Dan ketika orang-orang kafir merencanakan makar terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat makar (terhadap kalian) dan Allah membuat makar (untuk mereka). Dan Allah sebaik-baik Pembuat makar (untuk orang kafir). [Al-Anfal: 30]
Maka tulisan berikut ini juga dihadirkan oleh penulis yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Penulis menceritakan bagaimana kelompok intel akan menempuh cara-cara agar ia bisa lebih dekat dengan seorang mujahid, dan meminta mujahid—secara halus—agar si mujahid menunjukkan jati diri mereka dan apa yang mereka miliki sebenarnya.”
=============== =============== ====
Bismillahirrahm anirrahim.
Segala puji bagi Alloh, Pencipta dan Penopang alam semesta. Semuanya memuji kepadaNya, Alloh berfirman:
“Dan rahasiakanlah perkataanmu atau tunjukkanlah, sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.” [Al-Mulk :13]
Dan semoga sholawat dan salam Dia haturkan kepada Nabi terakhir Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam, yang telah bersabda, “Jagalah kejujuran (shidqu), dan kejujuran itu mengarah kepada kebenaran, dan kebenaran mengarah ke Surga. Seorang pria terus mempertahankan kebenaran (Al-Haq) sampai dia dicatat dalam Kitab Allah sebagai orang yang shiddiq. Tahanlah diri dari berbohong, karena berbohong mengarah kepada kejahatan yang terang-terangan , dan ia mengarah ke neraka Jahannam. Seorang pria terus berbohong hingga ia dicatat dalam buku Allah sebagai pendusta.” [HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Al-Tirmidzi].
Dan shalawat dan salam atas keluarga beliau shallallohu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya dan para pengikutnya.
Kemudian, Allah berfirman dalam Kitab-Nya:
“Dan ketika orang-orang kafir merencanakan makar terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat makar (terhadap kalian) dan Allah membuat makar (untuk mereka). Dan Allah sebaik-baik Pembuat makar (untuk orang kafir). [Al-Anfal: 30]
Melalui ide (Al-Anfal: 30) ini, dan dengan adanya peristiwa baru-baru ini, terutama penangkapan terhadap saudara kita di Oregon (semoga Allah membuatnya tetap teguh dan membebaskannya) , saya memutuskan untuk mengabadikan dan menulis 10 Metode melalui pengalaman pribadi saya sendiri. Dengan ini akan membongkar rahasia dalam taktik yang digunakan oleh intel dan/atau informan untuk menjebak, dan akhirnya menangkap seorang Muslim. Dan bagaimana cara-cara mereka untuk menarik diri (lari) dan menggagalkan amaliat ini.
# Satu
Intel selalu memulai operasi dengan tahap “Pengawasan”. Proses Pengawasan dapat memakan waktu beberapa bulan. Terkadang untuk mendapatkan informasi mereka akan bergabung dan aktif di forum (online: FB atau forum jihadi, edt) atau di masjid selama beberapa bulan, bahkan sebelum mereka melakukan kontak langsung dengan individu yang menjadi target.
Setelah mereka melakukan kontak langsung, mereka mencoba melakukan dialog dan awal biasanya sedikit. Topik seperti misalnya terjemahan (rilisian-rilis an mujahidin, edt), menemukan nasyid-nasyid, bagaimana mencari suami/istri, atau membahas tempat-tempat terbaik untuk makanan halal. Karena, persoalan ini bagi mereka merupakan kunci-kunci paling rendah.
Ini digunakan untuk mendapatkan kepercayaan dan memang tidak tampak tumpul. Karena, terus terang yaitu berbicara tentang Jihad sejak hari pertama menimbulkan “bendera merah” (bagi target). Intel mungkin akan menunggu target “pengantin” mereka selama berbulan-bulan, sebelum menyebutkan kata Jihad. Dan bahkan, kemudian hari mereka baru memulai dengan topik-topik sederhana, seperti “Kamu seperti video baru dalam rilisan As-Sahab” atau “Apa nasyid Jihad favoritmu?”
# Dua
Anda mungkin mulai menemukan bendera merah berupa kebohongan dan perilaku yang tidak konsisten (perlu adanya kebiasaan untuk mampu menangkap sinyal ini, edt). Termasuk “bendera merah” tersebut dapat barupa perubahan dalam cerita, yang biasanya mereka menuturkan alasan tertentu setelah tau bahwa Anda mulai menyadari terjadi perubahan dalam cerita mereka.
Sebagai contoh, intel mungkin mengaku dia adalah seorang mahasiswa di sebuah universitas Amerika. Namun, Anda selalu melihat dia online, atau selalu stanby di masjid padahal biasanya waktu itu dianggap sebagai jam sekolah. Ketika Anda mengatakan, “Saya pikir seharusnya Anda berada di sekolah?” Mereka dengan cepat akan mengubah kisah mereka untuk spekulasi dengan pernyataan seperti “Saya mengambil kelas online” atau “Saya hanya pergi ke sekolah malam.”
Perhatikanlah hal-hal kecil yang mungkin tampak tidak berarti, seperti menyebutkan anggota keluarga, pekerjaan, atau pengetahuan tentang topik tertentu. Jika ia mengungkapkan bahwa “Si fulan pernah berdusta” atau bahkan, jika ia suka membicarakan sesuatu yang tidak penting (ga nyambung, edt). Hati-hati bahwa segala sesuatu sangat mungkin dijadikan sebagai kebohongan.
# Tiga
“Bendera merah” lainnya adalah update langsung informasi/ rilisan terbaru mujahidin. Biasanya mereka mengklaim sebagai anggota organisasi Mujahidin, atau mamiliki hubungan dengan Masyayekh Mujahidin atau orang tertentu, atau mengaku mengenal mujahidin atau bertemu dengan para pemimpin berbagai Mujahidin.
Ini harus jelas. Siapapun yang mengklaim seperti ini dia adalah pembohong. Atau jika mereka memang jujur, maka tindakan mereka ini sangat bodoh, ketika berbicara soal keamanan, baik bagi dirinya sendiri dan bagi Mujahidin yang diwakili.
# Empat
Intel biasanya akan mengaku sibuk, kemungkinan besar dengan alasan studi. Dia semakin sering mengungkapkan permintaan maaf, karena tidak bisa bertemu disebabkan kesibukan belajar untuk ujian semester atau menyelesaikan pekerjaan rumah. Intel menggunakan taktik ini untuk membuat diri mereka tampak normal, seolah-olah mereka memiliki kehidupan yang saling terikat.
Ini bukan berarti bahwa setiap Mujahidin adalah mahasiswa yang tidak sungguh-sungguh menyelesaikan penelitian ilmiah/tugas akhir, karena kesibukannya sebagai mujahid. Namun, jika seseorang memang benar-benar berusaha mencapai Jihad dan Syahadah, khususnya melalui misi Istisyhady atau Fidayee, tidak mungkin fokus utama mereka adalah sekolah.
Mereka menggunakan alasan sekolah sebagai alasan yang paling sering, dibandingkan dengan alasan kesehatan atau pekerjaan. Mungkin karena tau target mereka merasa bahwa orang yang sakit dan sibuk dengan pekerjaan tidak layak untuk berangkat berjihad…
Terlepas dari alasan-alasan ini dan permintaan maaf yang terkesan monoton karena tidak bisa bertemu dengan Anda, dan itupun mereka dikirim satu atau dua hari setelah SMS Anda kepada mereka, hal ini adalah sangat umum (untuk orang yang dicurigai sebagai intel, edt).
# Lima
Intel akan memaksa target mereka untuk bicara lebih “spesifik” dan “jelas”. Misalnya, jika Anda mengatakan bahwa Anda tertarik dengan Jihad, mereka akan menanyakan apakah yang Anda maksud adalah Jihad fisik!? Jika Anda menyebutkan Anda memiliki pengetahuan tentang senjata api, mereka akan menanyakan jenis senjata api apa, dan apa yang Anda tahu? Kita harus memperhatikan kata-kata mereka setiap saat, atau lebih dari itu terhadap apasaja yang pernah mereka katakan.
Alasan intel memaksa target berbicara secara “spesifik” dan “jelas” bukan karena mereka tidak faham, tetapi karena jika Anda ditangkap, mereka ingin memastikan hakim pengadilan akan mengerti operasi apa yang direncanakan (ada bukti perkataan, edt), dan dengan demikian mereka akan menghukum Anda. Jika Anda tidak “jelas” maka ada kemungkinan pengadilah tidak bisa menghukum. Jika Anda berusaha tutup mulut, maka ada kemungkinan Anda tidak akan ditangkap.
Intel mungkin tidak membuat ancaman sendiri, tetapi akan menunggu Anda untuk bicara (membujuk secara halus, edt). Setelah semua didapat dari Anda dan dari apa yang mereka inginkan, ancaman apapun yang intel tuntut kepada pengadilan mereka bisa meyakinkannya, tanpa ada kesulitan sedikitpun (menjatuhkan vonis, edt). Intinya mereka ingin Anda untuk berbicara lebih spesifik.
# Enam
Dalam proses “Pengawasan”, intel biasanya selalu menerima Anda. Mereka akan menerima Manhaj Anda dan tidak akan mendebat, bahkan jika mereka mengatakan ada perbedaan dengan Anda. Perilaku jelek seperti merokok, mendengarkan musik, atau memajang foto, sama sekali tidak pernah mereka cela, jika suatu saat target mereka menceritakan pernah melakukan hal tersebut. Intel mungkin juga—pura-pura— mengaku pernah melakukannya sendiri.
Mereka akan selalu menjawab pertanyaan-pert anyaan pribadi dan tidak tersinggung ketika Anda banyak bertanya, karena setelah semuanya didapat, mereka akan berbohong. Jika Anda adalah orang yang baru saja tobat dan kembali ke Islam, kemudian menceritakan dosa masa lalu sebelum menerima Islam, intel tidak akan peduli sama sekali.
Intel tidak pernah memperlihatkan kemarahan atau menunjukkan sikap tidak sepakat dengan target mereka, kecuali dalam satu kondisi. Kondisi ini muncul jika target mereka berusaha untuk mengurungkan diri atau kecewa dengan ide jihad.
Intel akan mencari rahasia target mereka; biasanya dengan membawa kata-kata masa lalu mereka atau menggunakan teknik untuk membuat target mereka merasa bersalah. Dan jika target mulai menampakkan sikap menentang Jihad yang dibicarakan oleh intel—baik itu tentang Al-Qaida atau Jaisyu Muhammad—intel akan berusaha seolah-olah sedang marah.
# Tujuh
Tanyakan kepada diri Anda sendiri, apa orang ini benar-benar mempercayai Anda?
Di zaman dimana setiap orang boleh jadi mereka adalah intel, mengapa orang ini mempercayai Anda? Mengapa mereka mengaku sebagai Mujahid, dan mengatakan hal itu kepada sembarang orang yang mereka temui di dunia maya atau masjid?
Mengapa mereka mengatakan mereka ingin melakukan operasi Jihad atau mengajak hijrah?
Anda sendiri mungkin tidak tahu apakah ada orang jujur dalam persolan ini, dan ini adalah kenyataan yang sangat menyedihkan. Pikirkan tentang mengapa mereka akan mempercayai Anda daripada orang lain, dan mengapa bukan orang lain!? Jawabannya adalah karena mereka berusaha untuk menangkap Anda, dan ini adalah bagian dari proses yang mereka kemas.
# Delapan
Sekarang tanyakan pada diri Anda sendiri, jika mereka sudah mempercayai Anda, mengapa mereka membutuhkan Anda? Jika mereka ingin mengajak Anda untuk hijrah dengan mereka, tanyakan pada diri Anda mengapa mereka tidak berangkat sendiri atau dengan orang lain? Jika mereka membutuhkan seseorang untuk melakukan sebuah operasi di depan rumah… mengapa mereka mengajak anda?
Jika Anda melihat peristiwa Oregon dan belajar dari mereka, Anda akan melihat kenyataan bahwa mereka itu adalah sekelompok “bersaudara” yang memata-matai, untuk menangkap saudara kita yang mulia, semoga Allah membebaskannya.
Satu hal yang dapat Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri, “Jika sudah ada sekelompok bersaudara, di antara mereka seorang pembuat bom, mengapa mereka butuh orang lain untuk mengemudikan mobil?” Jika seseorang sudah mengklaim tahu bagaimana membuat sebuah bom, mengapa mereka meminta Anda untuk menanamnya? Apakah karena mereka takut mati? Apakah karena mereka ingin membuat lebih banyak bom? Atau… atau… Kemungkinan besar itu karena mereka ingin menjebak Anda? (Mereka ingin Anda yang jadi pelaku dan bukan mereka, kemudian sebelum acara terlaksana maka Anda akan ditangkap, edt)
Hal ini terutama berlaku dalam skenario seperti operasi yang melibatkan banyak intel. Jika sudah ada kelompok yang mengaku sebagai mujahidin dan mempersiapkan serangan, apa yang mereka butuhkan dari Anda?
Jika mereka mengklaim sebagai Istisyhadiyyin, mengapa mereka membutuhkan satu lagi?
Mengapa tidak merekrut lebih sepuluh, mengapa tidak menggunakan satu orang?
Mengapa mereka meminta Anda untuk membantu mereka latihan jika mereka sudah mengklaim memiliki pengetahuan tentang senjata api dan bahan peledak?
Mengapa mereka perlu juru kamera, tidakkah ada salah satu dari mereka yang mampu merekam video pelatihan?
Kadang-kadang ketika operasi yang akan dilakukan, jika Andalah yang diminta untuk menanam bom, Tanyakan sendiri mengapa mereka menginginkan Anda yang menanam bom untuk mereka atau menjadi pelaku istisyhady dalam operasi mereka? Dan jika mereka sudah punya rencana, mengapa mereka mempercayai Anda, yang relative masih dianggap sebagai orang asing untuk membantu mereka?
Pertanyaan-pert anyaan ini harus ditanyakan!
# Sembilan
Intel akan menggunakan kata-kata yang berlebihan dan suka bicara soal pelatihan militer. Kebanyakan operasi, terutama operasi istisyhady, tidak memakan memakan waktu beberapa bulan pelatihan. Akan tetapi intel akan membuatnya akan panjang dan memakan waktu lama untuk pelatihan.
Jika operasi mereka melibatkan bom, akan ada banyak demonstrasi peledakan. Mengapa? Untuk serangan Fidayee jenis penembakan, intel akan meminta satu bulan pelatihan. Perhatikan juga bahwa intel sangat mungkin meminta Anda untuk berlatih menggunakan properti yang Anda miliki, dan menggunakan senjata api Anda jika memang ada.
Ciri-ciri operasi meraka adalah tidak harus menentukan perencanaan yang sering, dan mereka juga tidak membutuhkan gelar apa yang Anda miliki. Alasan pertama; untuk mendapatkan calon “pengantin” dan kepercayaan dari Anda. Kedua; untuk dimanfaatkan sebagai alasan menunda-nunda operasi itu sendiri, yang jelas sudah di set dari awal, setelah semua dirasa cukup.
Adapun Sehubungan dengan pembicaraan mereka yang terkesan berlebihan, ikutilah tindakan pencegahan untuk masalah itu diatas, dalam metode ke lima.
Intel akan meminta Anda untuk melakukan semua yang mereka bicarakan. Mereka biasanya akan meminta ide dan masukan dari Anda, dan jika Anda berpikir untuk mengubah rencana atau meningkatkannya , mereka akan menanyakan apa yang menurut Anda cocok dijadikan sebagai sasaran. Mereka menginginkan Anda yang mengatakan bahwa Anda yang ingin menjadi pelaku istisyhady, atau Anda yang menjadi pelaku untuk membunuh orang lain. Ingat, diam adalah emas!
# Sepuluh
Akhirnya, jika Anda menduga bahwa Anda telah menjadi korban jebakan dari intel, ada beberapa tindakan yang harus diambil. Yang jelas, Anda harus memotong semua kontak dengan orang yang Anda curigai intel. Namun, sebelumnya mungkin lebih baik memberitahu mereka bahwa Anda sebenarnya memiliki kekecewaan terhadap Jihad. Bahkan, mungkin lebih bagus lagi untuk mengakui bahwa Anda telah kehilangan minat dalam Islam! Berbohong, berdusta, berbohong! Ingat, mereka adalah intel yang sedang Anda ajak bicara.
Setelah itu, mungkin lebih baik menghilang. Pertama, tidak perlu memberikan alasan! atau mereka yang mungkin menggunakan alasan (klasik) seperti istrinya hamil atau mereka mulai bergerak menjauh.
Mungkin lebih baik mengubah nama akun di forum atau mengganti email. Penting juga, jika memungkinkan, jangan biarkan mereka tahu bahwa Anda menyadari bahwa mereka adalah intel. Jika tidak, mereka mungkin sadar bahwa Anda berbohong kepada mereka, dan masih berusaha menyelidiki Anda terus.
Dan yang terkhir dan paling tidak Anda mewanti-wanti orang lain yang mungkin sudah menjadi korban jebakan tersebut, dan mengungkapkan kepada mereka metode pendekatan yang digunakan oleh intel.
Saya minta kepada Allah supaya mau menerima karya saya, dan mungkin saudara-saudara ku mendapatkan manfaat dari tulisan saya ini, dengan kehendak Allah.
Saudara Anda dalam Islam.
sumber: Ansar al-Mujahidin Inggris Forum
ikhwan nick name: Ansar AQIM
Diterjemahkan oleh saudara kita di Al-Busyro, terjemahan sedikit diedit tanpa merubah maksud tulisan.
(KabarDuniaIsla m)
itulah kejelasan tentang dunia/pribadi intellegency atau yang sering kita sebut intel(kecerdasan)
06.00
naufalanzu
0 komentar:
Posting Komentar