KATA-KATA GOBLOK BOB SADINO
Siapa bilang Orang Goblok tidak bisa Sukses???
Kata Bob Sadino, Semakin goblok seseorang, akan kian banyak ilmu yang diperolehnya. Saya menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain.
Itu adalah kata-kata yang selalu saya ingat. Kata-kata itu yang selalu memotivasi saya untuk terus belajar.
Kali ini saya akan share kepada sobat-sobat sekalian tentang Kata-kata Goblok Bob Sadino. Mungkin ada dari sobat-sobat sekalian yang belum mengenal Beliau. Beliau yang lahir di Lampung tanggal 9 maret 1933 ini adalah seorang pengusaha sukses yang bergerak dibidang bisnis pangan dan perternakan. Beliau adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Om Bob panggilan akrabnya, dilihat dari segi penampilannya sangat unik. Kemeja lengan pendek dan celana pendek menjadi ciri khas dari Beliau. Ada pun Kata-kata Goblok Om Bob sebagai berikut :
Semakin goblok seseorang, akan kian banyak ilmu yang diperolehnya. Saya menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain.
Orang pintar biasanya paling banyak harapannya. Bahkan maunya berhasil dalam waktu singkat. Padahal kita tahu semua itu Impossible! 0rang goblok harapannya hanya satu, hari ini bisa makan!
Orang pintar biasanya banyak ide, bahkan terlalu banyak sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sementara orang goblok mungkin hanya punya satu ide, dan satu ide itulah yang menjadi pilihan usahanya.
Orang goblok biasanya lebih berani dibanding orang pintar. Kenapa ??? Karena orang goblok sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya orang pintar terlalu banyak pertimbangan sehingga tidak melangkah-langkah.
Orang bodoh sulit mendapat pekerjaan sehingga dia terpaksa buka usaha sendiri. Dalam perjalanan bisnisnya agar semakin sukses dia harus merekrut orang pintar. Alhasil orang bodoh tadi jadi bos nya orang pintar.
Orang pintar belajar keras untuk mendapatkan ijazah dan secepat mungkin melamar pekerjaan. Orang bodoh berjuang keras secepatnya mendapatkan uang, agar bisa membayar pelamar kerja.
Ilmu memang berserakan dimana-mana diseluruh muka bumi ini, jauh lebih banyak dibanding yang ada dalam gedung sekolah atau kampus. Bahkan seekor ayam pun bisa memberikan ilmu dan inspirasi yang sangat berharga.
Sekolah terbaik adalah sekolah kehidupan, sekolah jalanan, sekolah yang memberikan kebebasan kepada muridnya untuk mengeksplorasi dengan leluasa seluruh potensinya yang ada padanya.
Setiap bertemu dengan orang baru, saya selalu mengosongkan gelas saya terlebih dahulu.
Anda berpikir seribu mil, wah pasti terasa jauh. Sedangkan saya tidak pernah berpikir karena hanya melakukan selangkah saja. Ngapain pakai mikir kan hanya selangkah.
Demikian yang bisa saya share kepada sobat-sobat sekalian tentang Kata-kata Goblok Bob Sadino. Mari belajar dari Om Bob, Beliau dengan rendah hatinya menggoblokan dirinya sendiri, sebelum beliau menggoblokan orang lain. Oftimis, jangan pesimis menjadi orang goblok. Banyak orang goblok yang lebih sukses jadi pengusaha daripada orang pintar. Semoga bermanfaat.
Dan akhir kata saya mohon maaf jika ada kata-kata saya yang tidak berkenan di hati sobat-sobat sekalian. Saya hanya lah orang Goblok yang tidak pandai menyusun kata-kata. Jika ada yang ingin sobat-sobat sekalian sampaikan, silahkan sampaikan melalai kotak komentar dibawah ini. Terima kasih..
Kata Bob Sadino, Semakin goblok seseorang, akan kian banyak ilmu yang diperolehnya. Saya menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain.
Itu adalah kata-kata yang selalu saya ingat. Kata-kata itu yang selalu memotivasi saya untuk terus belajar.
Kali ini saya akan share kepada sobat-sobat sekalian tentang Kata-kata Goblok Bob Sadino. Mungkin ada dari sobat-sobat sekalian yang belum mengenal Beliau. Beliau yang lahir di Lampung tanggal 9 maret 1933 ini adalah seorang pengusaha sukses yang bergerak dibidang bisnis pangan dan perternakan. Beliau adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Om Bob panggilan akrabnya, dilihat dari segi penampilannya sangat unik. Kemeja lengan pendek dan celana pendek menjadi ciri khas dari Beliau. Ada pun Kata-kata Goblok Om Bob sebagai berikut :
Semakin goblok seseorang, akan kian banyak ilmu yang diperolehnya. Saya menggoblokkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum menggoblokkan orang lain.
Orang pintar biasanya paling banyak harapannya. Bahkan maunya berhasil dalam waktu singkat. Padahal kita tahu semua itu Impossible! 0rang goblok harapannya hanya satu, hari ini bisa makan!
Orang pintar biasanya banyak ide, bahkan terlalu banyak sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sementara orang goblok mungkin hanya punya satu ide, dan satu ide itulah yang menjadi pilihan usahanya.
Orang goblok biasanya lebih berani dibanding orang pintar. Kenapa ??? Karena orang goblok sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya orang pintar terlalu banyak pertimbangan sehingga tidak melangkah-langkah.
Orang bodoh sulit mendapat pekerjaan sehingga dia terpaksa buka usaha sendiri. Dalam perjalanan bisnisnya agar semakin sukses dia harus merekrut orang pintar. Alhasil orang bodoh tadi jadi bos nya orang pintar.
Orang pintar belajar keras untuk mendapatkan ijazah dan secepat mungkin melamar pekerjaan. Orang bodoh berjuang keras secepatnya mendapatkan uang, agar bisa membayar pelamar kerja.
Ilmu memang berserakan dimana-mana diseluruh muka bumi ini, jauh lebih banyak dibanding yang ada dalam gedung sekolah atau kampus. Bahkan seekor ayam pun bisa memberikan ilmu dan inspirasi yang sangat berharga.
Sekolah terbaik adalah sekolah kehidupan, sekolah jalanan, sekolah yang memberikan kebebasan kepada muridnya untuk mengeksplorasi dengan leluasa seluruh potensinya yang ada padanya.
Setiap bertemu dengan orang baru, saya selalu mengosongkan gelas saya terlebih dahulu.
Anda berpikir seribu mil, wah pasti terasa jauh. Sedangkan saya tidak pernah berpikir karena hanya melakukan selangkah saja. Ngapain pakai mikir kan hanya selangkah.
Demikian yang bisa saya share kepada sobat-sobat sekalian tentang Kata-kata Goblok Bob Sadino. Mari belajar dari Om Bob, Beliau dengan rendah hatinya menggoblokan dirinya sendiri, sebelum beliau menggoblokan orang lain. Oftimis, jangan pesimis menjadi orang goblok. Banyak orang goblok yang lebih sukses jadi pengusaha daripada orang pintar. Semoga bermanfaat.
Dan akhir kata saya mohon maaf jika ada kata-kata saya yang tidak berkenan di hati sobat-sobat sekalian. Saya hanya lah orang Goblok yang tidak pandai menyusun kata-kata. Jika ada yang ingin sobat-sobat sekalian sampaikan, silahkan sampaikan melalai kotak komentar dibawah ini. Terima kasih..
DAN KUNCI SUKSES BOB SADINO
Om Bob Begitu dia dipanggil, pengusaha nyentrik yang pergi kemana-mana selalu memakai celana pendek. Pebisnis sukses ini terkenal dengan gaya bicara yang blak-blakan yang sudah jadi karakternya yang serba cuek.
Dia adalah Bob Sadino salah satu pengusaha sukses di Indonesia yang memulai usahanya dari bawah yang sekarang mempunyai usaha Kemchick dan Kemfood.
Om Bob panggilan akrab Bob Sadino memang membangun usaha bukan bin salabin langsung menjadi pebisnis sukses. Om Bob membangun usaha dari bawah dan melewati banyak kegagalan dalam merintis usaha sehingga menjadi seperti sekarang ini. “Dalam menjalankan bisnis itu yang terpenting adalah action dan berusaha dengan totalitas dan jangan takut untuk gagal,” kata pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 itu.
Awal mulanya Om Bob punya tekad untuk bekerja secara mandiri, maka ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya yang selama itu menghidupinya. Dalam mencari usaha yang cocok dengan karakter dia, Om Bob pernah menjadi supir, bahkan pernah menjadi tukang batu sampai pernah mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.
Untuk melawan depresinya, seorang teman menyarankan Om Bob untuk memelihara dan berbisnis telur ayam negeri. Walaupun pada waktu itu ayam kampung masih mendominasi pasar di Indonesia, tapi tekad Om Bob untuk memperkenalkan ayam negeri dan telurnya tak pernah surut.
Dengan berjalannya waktu dengan penuh krikil dari kegagalan yang menimpa dan pantang menyerah, akhirnya usaha Om Bob berkembang pesat dan melanjutkan usahanya dengan berjualan daging ayam. Selain itu Om Bob juga orang pertama yang menggunakan perladangan sayur sistem hidroponik di Indonesia.
Sebagai pemilik tunggal Kem Chick, Dirut PT Boga Catur Rata, dan PT Kem Foods, serta PT Kem Farm, Om Bob mengatakan tentang definisi sukses, bahwa belum dapat disebut sukses jika seseorang belum mengalami kegagalan berkali-kali, jatuh berkali-kali. Dengan merasakan sakitnya gagal itu lalu bangkit dan tahu nikmatnya berhasil, saat itulah baru tahu maknanya sukses.
Selain itu, Om Bob mengatakan, kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak berpikir untuk membuat rencana, sehingga tidak segera melangkah. Ia menyebutkan, bahwa ketika orang hanya membuat rencana karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain, maka muncullah sifat arogan. Padahal, intinya sebenarnya sederhana saja, lakukan dengan actiondan berusaha dengan totalitas dan jangan takut untuk gagal.
Dalam hal ini, Om Bob telah membuktuikan sendiri, ia hanya bermodal nekad. Tapi, berlandasan niat dan keyakinan serta kerja keras pantang menyerah. Sukses itu bukan teori. Namun didapat dari perjuangan dan kerja keras serta dilandasi kuat untuk mewujudkan cita-cita.
Di samping itu pada saat launching program CSR yang bertemakan ‘Go Entrepreneur’ yang dilakukan oleh salah satu perusahaan BUMN, Om Bob mengajak generasi muda untuk tidak takut mencoba sesuatu hal yang baru. “Jika Anda mau sukses, jangan takut untuk mencoba,” katanya.
Om Bob menambahkan kunci sukses dalam berbisnis itu adalah tidak mudah menyerah dan jangan takut untuk gagal. “Dengan kegagalan, kita bisa belajar bagaimana ke depan supaya lebih baik lagi. Jadi, jangan pernah takut untuk gagal, “ katanya.
Berterimakasihlah pada kegagalan yang terjadi, baik itu dikomplain pelanggan, tertimpa rugi, ditipu orang, dicibir teman, keluarga dan mungkin saudara. Berterimakasihlah pada mereka, karena itu adalah vitamin sekaligus leverage bagi kita untuk menuju suskes sesungguhnya.
06.02
naufalanzu


0 komentar:
Posting Komentar